Selamat Datang di
KLIWONIRENG

Anggota Gratis
KLIWONIRENG
KLIWONIRENG
Indonesia
Share
Info Perusahaan
Rata-rata Tinjauan PemakaiTidak ada ulasan untuk perusahaan ini - Menulis tinjauan
Tanggal Bergabung:28 Jan. 2008
Terakhir Diperbarui:23 Mar. 2012
Korespondensi Perusahaan
Nama:Tn. Kliwon ireng [Pemilik/Pengusaha]
E-mail:Kirim Pesan
Nomer HP:021-94867888
Nomer Telpon:021-94867888 / 085219003007
Alamat:Sudimara Selatan Ciledug
Kota Tangerang 15151, Banten
Indonesia
Sifat Dasar Usaha:Dagang dari kategori Agraris

Penjelasan Ringkas

Menyediakan Ayam Cemani untuk ruwatan perusahaan, pengobatan, spiritual, tumbal pabrik/ gedung/ kantor dan kebutuhan ritual anda.

Ayam Cemani adalah ayam jawa asli, Cemani berarti hitam mulus, pada ayam cemani ini menampakkan warna hitam pada keseluruhan fisiknya, mulai bulu, kulit bahkan daging, tulang dan darahnya.

KARAKTER KUALITATIF
Ayam Cemani merupakan ayam lokal asli berasal dari propinsi Jawa Tengah. Kata cemani diambil dari bahasa Jawa yang artinya hitam legam. Warna hitam legam ini menyelimuti tubuh ayam lokal ini mulai dari jengger, pial, paruh, bola mata, lidah, rongga mulut, bulu, lubang dubur, kaki dan cakar. Konon ayam Cemani sempurna memiliki persentase warna hitam 100 % sampai warna darah, daging dan tulang, tapi sampai sekarang ini belum terlaporkan adanya cemani dengan warna hitam 100 % . Selama warna hitam yang menyelimuti tubuh luar, lidah dan rongga mulut, maka ayam ini dikatakan ayam Cemani murni.

Asal muasal ayam Cemani adalah ayam Kedu hitam, yang banyak dipelihara oleh masyarakat di desa Kedu, desa Beji dan desa Kahuripan Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung, propinsi Jawa Tengah. Di ketiga desa ini ayam Kedu sudah dipelihara sejak awal abad 20 ( baca artikel " Mengenal Lebih Jauh Ayam Cemani " oleh Muryanto pada Majalah Poultry Indonesia No. 132/ TH XII-Januari 1991, halaman 16-20) . Ayam Kedu yang diklaim mempunyai berbagai nama sesuai warna yaitu Kedu hitam ( lebih dari 90, 6 % ) , ayam kedu Putih ( 3, 4 % ) ayam Kedu Coklat ( 0, 2 % ) , ayam Kedu Kelabu ( 0, 1 % ) dan ayam Kedu Lurik ( 5, 7 % ) . Ayam Cemani ini tentunya berasal dari ayam Kedu Hitam yang diseleksi kearah pemurnian warna hitam dan bentuk jengger tunggal bergerigi. Entah berapa generasi seleksi tersebut sudah dilakukan yang sementara ini populasinya semakin bertambah dibandingkan populasi ayam Cemani pada 10 tahun yang lalu. Ayam Cemani banyak terlihat disepanjang jalan protokol kabupaten Temanggung dijaja oleh masyarakat setempat dengan harga bervariasi mulai puluhan ribu sampai beberapa juta rupiah.

Menurut bapak Muryanto ( penulis " Mengenal Lebih Jauh Ayam Cemani " ) , ayam Cemani dapat diperbanyak dengan mengawinkan sesama ayam Cemani, yang akan menghasilkan anak-anak berwarna hitam legam dan berwarna tidak hitam legam. Anak-anak ayam yang berwarna hitam legam kemudian dinamakan ayam Cemani sedangkan anak-anak ayam yang berwarna lain biasanya dinamakan ayam Kedu hitam, untuk yang hitam, putih untuk yang putih dan atau ayam Kedu warna lain untuk setiap warna yang muncul. Sementara ini masyarakat memang memperlakukan ayam Cemaninya lebih baik dari ayam Kedu, karena diharapkan dapat dijual dengan harga tinggi.

Keberadaan ayam Cemani ditinjau dari aspek sumberdaya plasma nutfah, merupakan suatu keuntungan dengan bertambahnya satu lagi ayam lokal khas, meskipun tentu saja penekanan terhadap populasi ayam Kedu di lokasi yang sama, terjadi. Keuntungan lain yang dapat diperoleh dari ayam Cemani ini adalah kelihatannya sebagi ayam hias untuk kesenangan seperti halnya ayam Pelung, ayam Bekisar atau ayam Kapas. Yang jelas ayam Cemani yang dipelihara untuk tujuan produksi daging, tidak akan berhasil karena banyak konsumen tidak menyukai daging berwarna hitam.

Informasi asal mula dan karakter kualitatif ayam Cemani sampai sejauh ini kiranya seperti di tersebutkan di atas. Lalu bagaimana caranya untuk memelihara dan/ atau memperbanyak ayam Cemani. Dari sumber informasi yaitu pemelihara ayam Cemani di lokasi asal sumber, ternyata tidak diperoleh suatu keterangan yang khusus untuk memelihara warna hitam tersebut. Memang secara ilmiah warna tampilan ayam tidak mudah untuk dipengaruhi oleh lingkungan seperti pakan atau suhu. Sifat warna lebih banyak dipengaruhi gen yang diturunkan dari tetuanya. Oleh karena itu dalam upaya memelihara ayam Cemani, tatacara pemeliharaan ayam Kedu sebagai jenis ayam yang paling dekat kekerabatannya dapat diaplikasikan pada ayam Cemani.

KARAKTER KUANTITATIF
Sehubungan dengan banyak sekali kesamaan dari ukuran tubuh ayam Cemani dengan ayam Kedu Hitam dan belum adanya informasi khusus mengenai karakteristik kuantitatif ayam Cemani, maka sementara ini kita asumsikan bahwa karakter kuantitatif ayam Cemani sama seperti karakter kuantitatif ayam Kedu Hitam.

Ayam jantan dewasa pada waktu berdiri normal mencapai tinggi sekitar 60 cm dengan lingkar dada mencapai 34 cm dan panjang sayap 25 cm. Sementara itu ayam betina dewasa mencapai tinggi 50 cm dengan lingkar dada 27 cm dan panjang sayap 21 cm. Bobot anak ayam umur sehari berkisar antara 28 ? 32 gram/ ekor, kemudian bobot ayam betina umur 5 bulan berkisar antara 1200 ? 1300 gram/ ekor. Semantara ayam jantan umur 5 bulan berkisar antara 1400 ? 1500 gram/ ekor. Umur pertama bertelur berkisar antara 4, 6 ? 6, 5 bulan dan produksi telur pada pemeliharaan diumbar dan semi intensif berkisar 56 ? 77 butir per ekor/ tahun, sementara yang dipelihara intensif dalam kandang batere dapat mencapai 215 butir/ ekor/ tahun. Bobot telur ayam berkisar antara 41 ? 49 gram/ butir. Konsumsi pakan ayam dewasa per hari mencapai 93 gram per ekor.

Ingin menghubungi perusahaan ini?
Kirim Pesan  
Permintaan Anda akan disimpan di "Surat Bisnis".




Membuat situs langsung jadi?
Silahkan Klik disini!